DENGARKAN BERITA DISINI!
Marga Kencana - Dalam waktu dekat, umat Islam di seluruh dunia akan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT. Momen istimewa ini menjadi waktu yang sangat dinantikan karena di dalamnya terdapat kewajiban ibadah puasa sekaligus kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan.
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari, tetapi juga merupakan proses pembinaan diri agar menjadi pribadi yang lebih sabar, disiplin, dan bertakwa. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al-Baqarah 183)
Ayat tersebut menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk ketakwaan, yaitu kesadaran penuh untuk senantiasa menaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan ini tidak hanya diwujudkan dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam sikap sehari-hari seperti menjaga tutur kata, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Selain itu, Ramadhan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Allah SWT berfirman:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Artinya: Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur. (QS. Al-Baqarah 185)
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca dan mengkaji Al-Qur’an, melaksanakan shalat tarawih, memperbanyak sedekah, serta mempererat hubungan antar sesama. Tradisi berbagi takjil, santunan kepada anak yatim, dan kegiatan sosial lainnya menjadi wujud nyata semangat kebersamaan yang tumbuh selama bulan Ramadhan.
Di Tiyuh Marga Kencana, menjelang Ramadhan biasanya ditandai dengan berbagai persiapan, mulai dari kebersihan masjid, penataan lingkungan, hingga koordinasi kegiatan keagamaan dan sosial. Pemerintah Tiyuh mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut bulan suci ini dengan hati yang bersih, mempererat persaudaraan, serta menjaga suasana yang aman dan kondusif.
Sebagai masyarakat yang hidup dalam keberagaman, momentum Ramadhan juga menjadi pengingat pentingnya toleransi dan saling menghormati antarumat beragama. Nilai-nilai seperti kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian sosial adalah nilai universal yang dapat memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Mari kita sambut Bulan Suci Ramadhan dengan penuh suka cita, memperbanyak doa agar diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah, serta menjadikan bulan yang mulia ini sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat.
Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh warga Tiyuh Marga Kencana. Amin, Amin Ya Robbal Alamin.