DENGARKAN BERITA DISINI!
Marga Kencana – Menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal ibadah, serta melatih kesabaran dan kepedulian sosial. Agar ibadah puasa berjalan lancar dari waktu sahur hingga berbuka, penting bagi masyarakat untuk memperhatikan pola makan, minum, serta menjaga kesehatan tubuh.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al-Baqarah 183)
Berikut ini beberapa tips edukatif agar puasa tetap sehat dan optimal:
1. Sahur: Awali Hari dengan Nutrisi Seimbang
Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak, tetapi menjadi sumber energi utama selama berpuasa seharian.
Menu sahur sederhana yang dianjurkan:
- Nasi putih secukupnya sebagai sumber tenaga utama.
- Jika tersedia, bisa dikombinasikan dengan singkong rebus, ubi rebus, jagung rebus, atau tiwul sebagai variasi sumber karbohidrat.
- Lauk seperti telur dadar/telur rebus, ikan asin secukupnya, ikan sungai, tempe, atau tahu.
- Sayur bening bayam, daun singkong, atau sayur labu.
- Sambal secukupnya (tidak terlalu pedas agar tidak cepat haus).
- Air putih 2–3 gelas.
Jika ada pisang, pepaya, atau buah kebun lainnya, sangat baik untuk tambahan serat. Hindari makanan terlalu asin (ikan asin berlebihan) dan mie instan terlalu sering karena bisa membuat cepat haus. Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk bersahur karena di dalamnya terdapat keberkahan.
2. Menjaga Aktivitas Selama Berpuasa
Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 12–14 jam. Oleh karena itu:
- Lakukan aktivitas seperti biasa, namun hindari aktivitas fisik berat yang berlebihan.
- Manfaatkan waktu siang untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, dan kegiatan produktif.
- Istirahat yang cukup agar tubuh tidak mudah lelah.
- Jika merasa pusing atau lemas berlebihan, segera istirahat dan konsultasikan ke tenaga kesehatan bila perlu.
3. Berbuka Puasa: Dahulukan yang Manis dan Ringan
Saat waktu magrib tiba, berbukalah dengan cara yang bijak agar sistem pencernaan tidak “kaget”.
Anjuran berbuka:
- Minum air putih terlebih dahulu.
- Jika ada kurma, sangat baik. Jika tidak, bisa dengan teh manis hangat atau pisang.
- Setelah itu, salat magrib terlebih dahulu sebelum makan besar.
Menu berbuka yang dianjurkan:
- Karbohidrat (nasi, kentang, jagung, ataupun tiwul).
- Lauk berprotein (ikan, ayam, telur, tahu, tempe).
- Sayur berkuah untuk mengganti cairan tubuh.
- Buah seperti semangka, pepaya, pisang, dan lain-lain.
- Air putih minimal 2–3 gelas setelah berbuka hingga sebelum tidur.
Hindari minuman bersoda berlebihan, gorengan terlalu banyak, serta makanan tinggi gula yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.
4. Pola Minum 8 Gelas Sehari
Agar tubuh tidak dehidrasi, gunakan pola 2-4-2:
- 2 gelas saat berbuka
- 4 gelas antara berbuka dan sebelum tidur
- 2 gelas saat sahur
5. Jaga Niat dan Kesehatan Spiritual
Selain menjaga kesehatan fisik, puasa juga melatih pengendalian diri, memperbanyak sedekah, serta mempererat silaturahmi. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan amarah dan menjaga lisan.
Dengan persiapan nutrisi yang baik dan niat yang tulus, masyarakat Tiyuh Marga Kencana diharapkan dapat menjalani ibadah puasa dengan sehat, khusyuk, dan penuh keberkahan.
Semoga bulan suci ini membawa kebaikan bagi seluruh warga serta mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan kita.