DENGARKAN BERITA DISINI!
MARGA KENCANA – Ketenangan warga di wilayah bertetangga terusik. Sebuah aksi kejahatan hipnotis (gendam) dengan modus pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) fiktif dilaporkan terjadi pada Minggu siang (8/2/2026). Mengingat lokasi kejadian yang sangat dekat, warga Tiyuh Marga Kencana kini diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Peristiwa pilu ini menimpa Mbah Danisah, warga Tiyuh Karta Raya, Suku 01, RT 01. Pelaku yang diduga telah mengincar korban, berhasil membawa kabur perhiasan dan uang tunai senilai jutaan rupiah hanya dalam hitungan menit.
Pelaku beraksi seorang diri dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario. Berdasarkan keterangan di lokasi, pelaku mengaku sebagai petugas yang menyalurkan bantuan dari Kotabumi. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menyerahkan tumpukan amplop putih bertuliskan "Bantuan Langsung Tunai Rp. 1.000.000".
Sambil melancarkan pengaruh gendam, pelaku melarang korban membuka amplop tersebut dengan dalih "belum waktunya kontrol". Namun, setelah pelaku menghilang, barulah disadari bahwa isi amplop tersebut hanyalah potongan kertas nasi cokelat yang digunting rapi menyerupai uang kertas.
Bukan mendapatkan bantuan, Mbah Danisah justru harus merelakan harta bendanya dikuras pelaku, meliputi:
-
Kalung emas seberat 7 gram.
-
Uang tunai sejumlah Rp4.000.000.
Korban menyebutkan pelaku adalah seorang pria yang secara usia "seumuran dengan pemuda desa pada umumnya" (masih muda). Pelaku bertindak sangat tenang dan memiliki kemampuan persuasif yang tinggi untuk melumpuhkan logika korbannya.
Pemerintah Tiyuh Marga Kencana memberikan himbauan keras kepada seluruh warga:
-
TOLAK BANTUAN DOOR-TO-DOOR
Tidak ada penyaluran bantuan resmi (BLT, PKH, atau bantuan sosial lainnya) yang dilakukan secara mendadak ke rumah-rumah oleh orang asing tanpa pendampingan Aparatur Tiyuh atau RT setempat.
-
JANGAN TERGIUR 'UANG KAGET'
Segala bentuk pemberian uang yang mengharuskan Anda melepas perhiasan atau memberikan uang kembalian adalah PENIPUAN.
-
AWASI LANSIA
Pelaku gendam menyasar orang tua yang sendirian di rumah. Pastikan orang tua kita tidak menerima tamu asing tanpa pengawasan anggota keluarga yang lebih muda.
-
LAPOR CEPAT
Jika melihat orang asing mencurigakan yang menggunakan kendaraan bermotor atau mengaku sebagai petugas bantuan/dinas, segera:
-
Foto atau videokan secara sembunyi-sembunyi (utamakan keselamatan).
-
Laporkan segera kepada Ketua RT, Kepalo Suku, atau personel Linmas setempat.
-
Kirimkan bukti ke Grup WhatsApp warga agar yang lain waspada.
"Jangan biarkan keramahan kita menjadi celah bagi pelaku kriminal. Marga Kencana harus menjadi wilayah yang sulit ditembus oleh penipu!"